Membalas pelanggan luar negeri di WhatsApp
Banyak pelanggan dan pemasok dari luar negeri lebih suka WhatsApp daripada email. Berikut cara membalas dengan cepat, tepat, dan sopan dalam bahasa mereka.
Mengapa WhatsApp jadi kanal bisnis
Di Indonesia, banyak pelaku usaha sudah terbiasa melayani pembeli lewat WhatsApp: menanyakan stok, mengirim foto barang, menyepakati harga, sampai menagih pembayaran. Hal yang sama terjadi di banyak negara lain, jadi pembeli dan pemasok asing pun sering langsung meminta nomor WhatsApp Anda.
Bagi pelaku usaha yang menjual atau membeli lintas negara, artinya satu hal: membalas dalam bahasa pelanggan mempercepat kesepakatan. Pesan yang dijawab dalam hitungan jam, dengan bahasa yang mereka pahami, membangun rasa percaya jauh lebih cepat daripada email berbahasa asing yang dibalas dua hari kemudian.
Nada sama pentingnya dengan kata-kata
Di banyak bahasa, kesopanan melekat pada tata bahasa: “Sie” dalam bahasa Jerman, “usted” dalam bahasa Spanyol, tingkatan keigo dalam bahasa Jepang, “вы” dalam bahasa Rusia. Pesan yang terlalu santai bisa dianggap tidak hormat, sedangkan pesan yang terlalu kaku terasa berjarak. Kita sendiri sudah terbiasa memilih antara “kamu” dan “Anda”, atau menyapa “Bapak” dan “Ibu”, jadi prinsipnya tidak asing.
Terjemahan kata per kata tidak membuat pilihan itu. oKiKo membaca hubungan dan nada percakapan sebelum menerjemahkan, dan Anda dapat mengatur nada pesan Anda untuk tiap obrolan.
Lima aturan agar percakapan rapi
Apa pun bahasa lawan bicara Anda:
- Tulis singkat: satu gagasan per pesan lebih mudah diterjemahkan daripada paragraf panjang.
- Hindari ungkapan kiasan dan singkatan yang mungkin tidak dikenal orang asing, misalnya “nanti kita lihat” atau “gampang lah”.
- Tegaskan angka, tanggal, dan harga dengan jelas, sebut juga mata uangnya.
- Baca pratinjau terjemahan sebelum menekan kirim.
- Untuk penawaran, kontrak, atau klausul hukum, minta orang yang menguasai bahasanya memeriksa.
Contoh pesan yang mudah diterjemahkan
Bandingkan dua versi. Versi sulit: “Barangnya lagi kosong sih, tapi nanti kalau ada kami kabarin ya, soalnya lagi nunggu dari gudang.” Versi mudah: “Barang ini sedang habis. Stok baru datang pada 15 November. Kami akan mengabari Anda saat barangnya tiba.”
Versi kedua memuat informasi yang sama, tetapi jelas, berurutan, dan hampir tidak mungkin disalahartikan setelah diterjemahkan ke bahasa apa pun.
Dengan oKiKo
Anda menghubungkan WhatsApp sebagai perangkat tertaut, tetap memegang semua obrolan, grup, foto, dan dokumen Anda, dan pesan berbahasa asing tiba dalam bahasa Anda. Anda membalas dalam bahasa sendiri; aplikasi menerjemahkannya untuk pelanggan dan menunjukkan apa yang akan terkirim.
oKiKo tidak berafiliasi dengan WhatsApp maupun Meta, dan tidak menggantikan kehati-hatian yang wajib Anda lakukan untuk dokumen yang mengikat secara hukum.