Pesan suara dalam bahasa yang tidak Anda pahami
Pesan suara praktis bagi yang berbicara, tetapi menyulitkan bagi yang tidak paham bahasanya. Begini cara menghadapinya.
Mengapa pesan suara lebih sulit diterjemahkan
Saat berbicara, orang menelan kata, ragu-ragu, mencampur dua bahasa, memakai logat, dan suara bising menutupi sebagian kalimat. Menuliskan ulang pesan suara saja sudah rumit; menerjemahkannya setelah itu melipatgandakan risiko salah.
Di Indonesia, pesan suara sangat umum karena mengetik panjang terasa melelahkan, dan banyak orang berbicara dengan campuran bahasa daerah dan Indonesia. Bayangkan kerumitannya jika bahasa aslinya pun asing bagi Anda.
Metode tiga langkah
- Dengarkan sekali untuk menangkap nada: gembira, terburu-buru, atau cemas.
- Minta pesan itu ditranskripsikan lalu diterjemahkan, supaya Anda membaca isinya sebelum membalas.
- Balas dengan teks, bukan suara, jika Anda belum yakin dengan bahasanya: teks terjemahan bisa dibaca ulang, suara tidak.
Hal yang perlu dicek kembali
Nama orang, angka, alamat, dan jam adalah bagian yang paling mudah salah ditangkap. Jika pesan suara berisi hal seperti itu, tanyakan kembali secara tertulis: “Jadi pertemuannya Kamis jam 3 sore, benar?” Jawaban tertulis pendek menghilangkan keraguan.
Bila pesan itu menyangkut kesehatan, uang, atau urusan hukum, jangan hanya mengandalkan terjemahan otomatis. Mintalah penjelasan dari orang yang menguasai bahasanya.
Dengan oKiKo
Di aplikasi, pesan suara dapat didengar apa adanya. Dengan Premium, pesan suara juga bisa ditranskripsikan lalu diterjemahkan ke bahasa Anda. Dalam semua kasus, balasan Anda diterjemahkan dengan pratinjau sebelum dikirim. Untuk pesan penting, minta lawan bicara menegaskan poin utamanya secara tertulis.